breadcrumb

Saya kira, setiap pengguna tools untuk pengembangan web pernah mengenal istilah ini. Saya sendiri baru mengenal istilah ini pada saat mencoba menggunakan Mambo, Moodle, dkk., tetapi tidak tahu apa maksudnya. Yang saya mengerti adalah memilih tempat untuk meletakkan sesuatu, diantaranya adalah pada tempat atau lokasi yang dinamai dengan Breadcrumb. Hanya sebatas itu saja tahunya.

Belakangan setelah terbiasa dengan istilah itu, baru menemukan sebuah artikel yang membahas tentang itu.

Breadcrumb, bila diterjemahkan adalah remah-remah roti atau, ceceran roti mungkin, ya? Istilahnya, sieh, biasa-biasa saja, hanya latar belakangnya, diambil dari cerita anak-anak. Pada saat seorang anak (2 orang anak?, jadi macam-macam varian cerita, sih. Ga apa-apa juga, kali) tersesat di gudang kayu (atau hutan?) agar bisa pulang lagi dia dia membuat tanda dengan membuang potongan-potongan roti. Nah, cerita membuang rontokan atau remahan roti untuk tanda jalan pulang inilah intinya.

Kembali lagi pada istilah breadcrumb pada web, bahwa bagian ini biasanya ada terutama untuk web yang halamannya cukup banyak. Gunanya adalah untuk memudahkan pelacakan ke belakang apabila sekarang kita berada pada sebuah halaman dan menginginkan kembali induk halaman. Sebuah web dengan banyak halaman biasanya akan disusun berdasarkan pengelompokan tertentu, misal : halaman utama –> sections –> categories –> articles. Contoh sebuah web terdiri dari sections : blog, forum, dan email. Sections forum, misalnya terdiri dari categories : trafik web, desain, otpmasi; dsb. Masing-masing categories akan mengandung articles. Jadinya seperti dari akar ke pohon ke ranting-ranting.

Disinilah tujuan dari breadcrumb. Intinya, bila kita berada pada sebuah halaman web yang sedang ditampilkan di layar, maka dia akan mempunyai induknya. Khusus untuk halaman depan atau sering disebut dengan Home dia tidak mempunyai induk. Nah, breadcrumb dibuat untuk memberikan cara agar pengguna bisa pindah ke induk dari setiap halaman yang sekarang. Misalnya, bila halaman sekarang yang tampil adalah sebuah berita terhangat, maka untuk membaca berita terhangat yang lain, pengguna bisa klik pada induk dari halaman yang sekarang sedang tampil.

Misalnya kalau kita menggunakan Directory Yahoo, salah satu urutannya adalah :

Directory > Business and Economy > Business to Business > Training and Development > Distance Learning

Nah, itulah maksud breadcrumb. Pada saat menggunakan program perancang web biasanya mudah saja membuatnya, karena sudah disediakan fasilitasnya, baik berupa fasilitas dasar, plugin, atau apa sajalah namanya tergantung dari programnya.

Cuma, saya ingat waktu membuat ini dengan FrontPage jaman dahulu kala. Maksudnya memang ingin mempermudah, eehhh.., setiap ada perubahan struktur halaman kudu upgrade semua halamannya. Yahh.. kerja sangat keras dan akhirnya gak jadi juga, he he… Lah orang bolak-balik harus bongkar halaman yang sudah jadi. Jadi mbosenin. Pindahlah ke Mambo, Joomla, WordPress, dan kawan-kawan. Pada saat pindah tidak langsung “ngeh” dengan maksud navigasi, tetapi hanya tahu ada breadcrumb, karena tidak semua template yang ada mempunyai breadcrumb.

Terus cara membuatnya gimana? Tanya saja sama mbah Google, dengan kata kunci “membuat breadcrumb”, nanti si embah akan banyak jawabannya dan mudah sekali membuatnya.

 
 
 

» recent comments

» archives

» meta